RUMAH SAKIT HARUS MEMILIKI TATA KELOLA YANG BAIK, KOMPETITIF, DAN TERUS MENINGKATKAN KUANTITAS DAN KUALITAS PELAYANAN

Rumah sakit harus memiliki tata kelola yang baik, tidak mengutamakan keuntungan, serta terus berupaya meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan sehingga dapat meningkatkan akses bagi prajurit, keluarga dan masyarakat. Hal ini disampaikan Karumkital dr. Ramelan Laksamana Pertama TNI dr. Ahmad Samsulhadi dalam acara pembukaan Seminar dan Focus Group Discussion (FGD) Pelaksanaan BLU Rumah Sakit di Lingkungan TNI Angkatan Laut bertempat di Ruang Diklat Rumkital dr. Ramelan. Senin,(03/9/19).

Seminar dan Focus Group Discussion (FGD) Pelaksanaan BLU Rumah Sakit di Lingkungan TNI Angkatan Laut tersebut dihadiri langsung Kepala Dinas Kesehatan Angkatan Laut (Kadiskesal) Laksamana Pertama TNI dr. I.D.G. Nalendra Djaya Iswara,Sp.B, Sp.BTKV (K), beserta Staf Ditkes Ditjen Kemhan, Slogal, Spersal, Srenal, Itjenal, Diskual, Diskesal, dan tamu undangan.

Rumkital dr. Ramelan merupakan salah satu rumah sakit TNI yang sejak mei 2018 telah menjadi rumah sakit badan layanan umum (BLU) berdasarkan surat keputusan menteri keuangan No. Skep. 375/2018.  Sejak saat itu, Rumkital dr. Ramelan menganut azas Not for Profit, namun tetap dikelola dengan prinsip produktifitas dan efisiensi dengan memberikan fleksibilitas praktek-praktek keleluasaan untuk menerapkan praktek-praktek bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada prajurit dan keluarga, purnawirawan serta masyarakat umum.

Karumkital dr. Ramelan dalam sambutannya menyampaikan pengelolaan unit usaha rumah sakit memiliki keunikan tersendiri karena selain memilki misi sosial juga harus dapat mempertahankan kesinambungan keuangan guna meningkatkan layanan kesehatan. Oleh karena itu, sebagai satker BLU dibutuhkan pola tata kelola rumah sakit yang baik sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan menunjang produktifitas secara akuntabel dan transparan sesuai yang diamanatkan oleh undang-undang.

“Oleh karena itu, dengan diselenggarakan seminar dan FGD ini akan mampu menyamakan persepsi antara Rumkital dr. Ramelan sebagai satker pengelola BLU dengan Stake holder/owner yang berada dilingkungan Kemhan maupun TNI khususnya TNI Angkatan Laut dalam penerapan pola keuangan BLU sehingga kedepan diharapkan kinerja Rumkital dr. Ramelan semakin profesional dan mampu meningkatkan kesejahteraan prajurit, keluarga, purnawirawan khususnya dalam pelayanan kesehatan.” Dijelaskan Karumkital dr. Ramelan.

Seminar dan Focus Group Discussion (FGD) Pelaksanaan BLU Rumah Sakit di Lingkungan TNI Angkatan Laut menghadirkan 3 Narasumber antara lain Ibu Yogi Rahmayanti,S.E., S.ST. Ak., M.P.P., Ph.D Kasubdit Pembina PK BLU Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu, dr. Widodo Jatim Pudjiraharjo, MS,MPH Praktisi Profesional BLU, dan dr. Atok Irawan,Sp.P Direktur RSUD Kabupaten Sidoarjo dengan dipandu Kolonel Laut (K) drg. Bima Pramundita,Sp.Prost, M.Kes selaku Moderator.

Pada kesempatan pertama Ibu Yogi Rahmayanti,S.E.,S.ST.Ak., M.P.P., Ph.D meyampaikan materi Kebijakan dan Langkah Pemantapan BLU Rumah Sakit di Lingkungan TNI. Dilanjutkan sesi kedua Bpk. dr. Widodo Jatim Pudjiraharjo, MS,MPH menyampaikan materi Pemantapan Status BLU Rumah Sakit, dan Bpk dr. Atok Irawan,Sp.P menyampaikan Penerapan Pola Layanan BLU di RSUD Sidoarjo.

Kemudian acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan Focus Group Discussion (FGD) yang dimoderatori Kolonel Laut (K/W) drg. Caecilia Indarti,M.Kes.

Diharapkan dengan terselenggaranya acara tersebut BLU dapat menerapkan Good Corporate Governance dengan baik dan tata kelola pengelolaan aset & investasi BLU yang lebih baik, aman dan akuntable.